Rabu, 27 Agustus 2014

KETUA K3S TERJUN LANGSUNG BERSIHKAN SAMPAH


Kepedulian Hj. Utje Ch Suganda tidak hanya sebatas pada kesejahteraan warga masyarakat Kuningan saja yang dalam hal ini selaku Ketua Umum Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) namun selaku Bupati Kuningan beliau pun tidak sungkan untuk terjun langsung membersihkan sampah juga memberikan tauladan kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk terus menjaga kebersihan.
Hal tersebut juga dilakukan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-516 Kuningan serta HUT ke-69 RI, sampah-sampah yang berada di trotoar sepanjang jalan siliwangi dari arah pendopo menuju bunderan cijoho tak luput dari pantauan Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, didampingi Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama, M.H, dan Sekretaris Daerah Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si beserta para pejabat di lingkup setda Kabupaten Kuningan secara serentak dan bersama-sama turun ke jalan untuk secara langsung membersihkan sampah-sampah serta merapihkan tempat-tempat sampah yang sudah tidak layak pakai. Rabu (27/8/2014).
Sambil membawa sapu, serok sampah serta alat kebersihan lainnya seluruh pegawai aparatur sipil negara yang berada di lingkup setda dengan antusias mengikuti arahan Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.
Di sepanjang jalan Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda terlihat menemui beberapa pedagang beliau menghimbau agar dalam berjualan harus tertib sesuai dengan aturan yang berlaku jangan sampai mengganggu aktivitas pejalan kaki serta harus terus menjaga lingkungan agar tetap bersih.
“Kuningan harus bersih, karena kebersihan merupakan cerminan dari perilaku yang baik. Untuk itu dimulai dari pemimpin kemudian seluruh aparatur pemerintah dan diharapkan ini dapat diikuti oleh masyarakat, kebersihan ini bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah dalam hal ini dinas terkait namun perilaku bersih dari masyarakat itu sendiri sangat penting,” tandasnya Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, bersih itu sebagian daripada iman, bersih pikiran, bersih hati, bersih lingkungan, juga bersih dari korupsi. (beben)

Minggu, 17 Agustus 2014

NILAI-NILAI KEJUANGAN PAHLAWAN MODAL DASAR MENGISI KEMERDEKAAN

Peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kuningan digelar minggu (17/8/2014) di stadion mashud wisnusaputra, bertindak selaku inspektur upacara Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.A.P, dengan komandan upacara Ipda Harry Pramono dari Polres Kuningan.
Ditengah terik matahari seluruh peserta upacara beserta unsur muspida, pejabat, veteran, PNS, serta siswa-siswi mengikuti dengan khidmat seluruh rangkaian upacara diantaranya pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Rana Suparman, Pembaca Teks Pancasila oleh AKBP Harry Kurniawan, SIK, MH, serta Pembacaan UUD 45 oleh Dandim 0615 Letkol CZI Dindin Kamaludin.
Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.A.P yang juga Ketua K3S Kuningan dalam sambutannya mengatakan, hikmah terpenting dalam memperingati kemerdekaan diantaranya kita harus melanjutkan nilai-nilai kejuangan para pahlawan untuk dijadikan modal dasar dalam mengisi kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan. “Kita harus mampu bekerja keras, agar kita mampu mandiri dan menjadi bangsa yang besar dan disegani serta sejajar dengan negara maju lainnya,” tandasnya
Menurutnya, melalui tema dengan semangat proklamasi 17 agustus 1945 kita dukung suksesi kepemimpinan hasil pemilu 2014 demi kelanjutan pembangunan menuju Indonesia yang makin maju dan sejahtera mengisyaratkan arti betapa penting dan strategisnya makna kemerdekaan dengan menerapkan kebhinekaan dan kokohnya NKRI sebagai harga mati.
Lebih lanjut, Ia mengajak untuk terus memantapkan nilai-nilai ekonomis yang dimiliki baik dibidang pariwisata, peternakan, perikanan, maupun pertanian sehingga mendorong kita menjadi kabupaten yang mandiri dan berdaya saing baik di tingkat wilayah, regional, maupun nasional.
“Saya yakin dan percaya dengan terciptanya kemandirian dibidang ekonomi, kita akan mampu menurunkan angka kemiskinan sehingga masyarakat Kabupaten Kuningan dapat hidup dengan layak dan sejahtera,” ujarnya
Selain itu, beliau mengajak kepada seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Kuningan untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan profesional yang mampu menunjukkan sikap melayani tanpa memilah-milah siapa yang harus kita layani.
Diakhir sambutannya, beliau berpesan, untuk bersabar menunggu hasil keputusan sidang mahkamah konstitusi. “Apapun hasilnya sebagai warga yang baik kita harus menerima dengan sikap lapang dada serta mampu menjaga stabilitas nasional. Serta kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Kuningan untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesuatu hal yang dianggap ganjil dan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah agama dan norma-norma kemasyarakatan.” (beben)

Kamis, 17 Juli 2014

57 PASANG PENGANTIN LAMA DIPERBAHARUI




57 Pasang pengantin lama yang melaksanakan nikah secara siri atau secara agama, Selasa 17 Juni 2014 diperbarui secara hukum negara. Ke 57 pasangan tersebut disyahkan di halaman kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kuningan, hadir dalam acara tersebut Bupati Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda yang juga ketua umum Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kuninga  beserta Ketua Pengadilan Agama Drs. Abdul Basyir, M.Ag.
Dalam sambutannya Bupati Kuningan mengatakan, program yang digulirkan oleh K3S ini adalah dalam rangka melegalkan secara negara dan hukum tentang status perkawinan masyarakat Kabupaten Kuningan yang belum syah secara negara. Karena ini berkaitan dengan administrasi pencatatan negara di Kabupaten Kuningan.
Dengan telah dilegalkannya status perkawinan ini maka dengan otomatis anak-anak yang telah lahir hasil dari perkawinan ini akan mendapatkan akte kelahiran yang bisa dipergunakan untuk administrasi baik ke sekolah maupun kependudukan.
Lebih lanjut Utje mengahturkan terima kasih kepada Pengadilan Agama Kabupaten Kuningan atas kerjasanya yang telah terjalin dengan baik sehingga proses sidang isbat nikah ini telah berlangsung selama kurang lebih 3 tahun berjalan tanpa adanya halangan apapun.
Dan kepada para masyarakat yang selama ini belum mempunyai akta nikah, kedepan K3S akan kembali menggelar isbat nikah, sehingga masayarakat kuningan kedepan tidak ada lagi yang tidak mempunyai akte nikah demi kelancaran proses administrasi keturunannya.
Sementara itu menurut salah satu pasangan isbat nikah Mohamad Islamil (44th) dan Warnasih (26th), sebagai pasangan yang telah 9tahun menarungi rumah tangga tanpa adanya akta nikah sangat bersyukur dengan adanya program Isbat Nikah yang diselenggarakan oleh K3S ini, karena yang selama ini diidam-idamkannya kini menjadi kenyataan.
Kedua anaknya yang selama ini tidak mempunyai akta kelahiran, sekarang akan mempunyai akta lahir demi lancarnya proses administrasi baik untuk pendidikan maupun untuk kepentingan yang lainnya. “ Alhamdulilah pak, dengan adanya isbat mikah ini saya sangat bersyukur karena kahirnya anak-anak saya dapat mempunyai akta kelahiran, terima kasih untuk K3s dan Ibu Bupati yang telah mempunyai program ini “. Tutup Ismail. * DoniS*

K3S BAGIKAN 15 PAKET SEMBAKO DAN 150 PAKET SEKOLAH


Sebanyak 15 paket sembako bagi 15 orang pengurus Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) serta 150 paket sekolah yang berisi tas, buku, pensil, pulpen, penggaris, dan penghapus bagi 150 anak yatim piatu diserahkan langsung Ketua Umum Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, di Sekretariat K3S Jl. Pramuka No. 35 Kelurahan Purwawinangun, Kamis 17/7/2014.
Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kuningan Drs. H. Endi Susilawandi, M.Si, Kepala Bagian Kesra Setda Kuningan Drs. Toto Toharudin, serta Sekretaris K3S Kuningan Wibawa Gumbira, S.Sos, M.Pd.
“Bulan ramadhan adalah moment yang tepat bagi seluruh umat muslim untuk berbagi, terutama bagi umat muslim yang mampu untuk berbagi terhadap sesamanya terutama yang kekurangan, dengan cara menyisihkan sebagian dari hartanya, dan kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari hal tersebut,” tuturnya Hj. Utje Ch Suganda
Beliau berharap, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi penanganan masalah sosial dan tentunya membantu pemerintah kabupaten kuningan. “Kegiatan ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten kuningan serta diapresiasi,” ujarnya
Sementara itu Ketua Panitia Hj. Iin Aminah Sutardja mengatakan, tujuan dari kegiatan ini diantaranya meringankan beban para pengurus panti terutama di bulan ramadhan juga terjalinnya koordinasi yang baik antara yayasan dan panti sosial asuhan anak dalam menangani PMKS dan PSKS untuk terwujudnya kesejahteraan sosial serta meningkatkan komunikasi dan peran serta yayasan dalam mendukung program PMKS dan PSKS terutama masalah panti sosial anak asuh oleh K3S Kabupaten Kuningan.
Sasaran kegiatan bhakti sosial ini, lanjut Ia, meliputi 15 yayasan atau panti asuhan dengan jumlah 150 orang anak yang usianya di bawah 12 tahun dan pengurusnya yang belum tersentuh instansi lain.
Kegiatan bhakti sosial tersebut juga diisi dengan tausiyah yang menghadirkan Kyai Khoirul Anwar dari pondok pesantren Jannatul Huda Desa Ciherang dalam tausiyahnya beliau mengatakan bahwa bulan ramadhan sebagai bulan untuk menempa diri terutama dalam mengendalikan hawa nafsu. “Anak-anak yang hadir disini diharapkan dalam berpuasa tidak hanya mendapatkan rasa haus dan lapar saja tetapi juga biasa mengambil hikmah sebagai bekal untuk masa yang akan datang.” (beben)

Senin, 14 Juli 2014

PEMKAB GELAR PASAR PEDULI RAMADHAN





Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan ini pemerintah Kabupaten Kuningan  mengadakan pasar peduli Ramadhan  yang diselenggarakan di desa Bojong Kecamatan Kramatmulya pada Senin (14/7).  
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Kuningan Drs. Trisman Supriatna, M.Pd selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa pelaksanaan pasar peduli Ramadhan merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam peningkatan sarana dan prasarana yang memadai serta pemenuhan akan bahan baku yang berkualitas dengan harga yang terjangkau dan kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok bagi masyarakat  di bulan suci Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1435 H “ dalam pasar peduli Ramadhan ini kami bekerja sama dengan Yogya Toserba Cijoho, PT. Bogasari, PT. Indofood Sukses Makmur, PT. Indomarco” kata Drs. Trisman Supriatna.
Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda yang juga ketua K3S Kunigan sangat menyambut baik digelarnya pasar peduli ramadhan tersebut karena dengan adanya pasar peduli Ramadhan merupakan suatu wujud kepedulian pemerintah untuk masyarakat tidak mampu dengan harapan dapat meringankan beban dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. “ oleh karena itu, saya atas nama pemerintah Kabupaten Kuningan mengucapkan terima kasih dan penghargaan  yang setinggi-tingginya kepada semua pihak khususnya PT. Indomarco, PT. Indofood Sukses Makmur, PT Bogasari dan Yogya Toserba  yang telah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Kuningan melalui bagian perekonomian untuk  melaksanakan kegiatan pasar Pasar peduli Ramadhan bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan” kata bupati Kuningan.
Selain Pasar peduli Ramadhan dalam acara tersebut juga diberikan bantuan secara simbolis kepada 5 Industri Kecil Menengah (IKM)  binaan Dekranasda kabupaten Kuningan. Ke 5 IKM tersebut adalah : IKM Sri Mandiri dari Desa Sembawa Kec. Jalaksana menerima Timbangan Elektrik, IKM Abah Sisda dari desa Babakan Reuma kec.Sindangagung  menerima bantuan  mesin obras dan alat potong kain, IKM AGS Desa Timbang kec. Cigandamekar menerima Handsaller dan timbangan elektrik, IKM Warga Mulya  Desa Bandorasakulon kec. Cilimus menerima alat giling bumbu dan mesin giling sistik, IKM Namora Cookis desa Sakerta Timur Kec. Darma  menerima Oven Gas dan IKM Maju Mandiri desa Bojong Kecamatan Kramatmulya  menerima Kompor gas dan kuali besar. ----Yohanes------